ACEH


KULINER DARI DAERAH ACEH

Indonesia memang kaya akan aneka ragam makanan enak. Seperti beberapa makanan yang baru kutemui di Rantau, Aceh Tamiang, dan Langsa, Nanggroe Aceh Darussalam. Antara lain: Mie Kepiting, Sop Sekengkel, Ayam Tangkap, dan Kepiting Lunak.

Mie Kepiting

Mie ini sebenarnya mie kemasan biasa yang direbus dengan ditambahi beberapa bumbu supaya rasanya lebih menyengat di lidah, tomat, bawang putih, daun bawang, dan cabe rawit. Yang bikin makanan ini khas adalah penyajiannya di atas kepiting-kepiting besar-besar yang sudah direbus dan terakhir dimasak di dalam campuran mie rebus tadi. Heemmm…rasanya benar-benar…menyengat lidah…mak nyuss….

Sop Sekengkel

Sop ini adalah sop tulang sapi bagian bawah kaki sapi, yang masih ada urat dan kikil (tulang lunak), dan juga ditambahi potongan-potongan daging sapi yang lunak. Kuahnya seperti kuah sop biasa, namun yang bikin lebih nikmat adalah sambalnya yang khusus dibuat dari cabe rawit, merica, lada, bawang putih, dan berbagai bumbu rahasia (kata pedagangnya), serta kecap manis, yang sudah di-mixed sedemikian rupa di dalam satu wadah cawan kecil. Sambal bumbu ini yang bikin Sop ini terasa lain dengan sop-sop pada umumnya. Dan puncak kenikmatan pada sop ini ada sum-sum yang terdapat di dalam tulang kaki sapi tsb. Cara makannya: masukan kuah panas dan pedas ke dalam lubang tulang kaki sapi yang ada sum-sumnya kemudian kita aduk atau tusuk-tusuk dengan sedotan (pipet) kemudian setelah sum-sum tercampur dengan kuah sop, kita sedot dengan pipet… slurps…slurpss…ahh…nikmatnya…sampai ke ubun-ubun…hehehe…

Ayam Tangkap

Ayam dimasak dengan digoreng, tapi sebelumnya seperti dibacem terlebih dahulu, jadi bumbu bacemnya meresap dan terasa manis di lidah. Potongannya kecil-kecil, sehingga bikin bumbunya lebih meresap sampai ke tulang-tulangnya. kemudian disajikan dengan daun “kemoro” kata orang Aceh…daun kecil-kecil yang berkhasiat mengobati panas dalam dan masuk angin..katanya. Daun ini digoreng bareng dengan ayamnya dan cabe hijau panjang…daun dan cabe ini kalau yang suka bisa di makan juga dan rasanya krispi dan pedas. Mungkin dinamakan ayam tangkap karena letak potongan ayamnya yang tersembunyi di antara lebatnya daun-daun kemoro tadi sehingga kita harus berusaha “menangkapnya” sebelum menikmatinya…hehehe…rasanya joss gandoss…

Kepiting Lunak

Kepiting ini digoreng dengan dilumuri sedikit tepung yang dicampur dengan telur…yang khas adalah kepiting ini dalam kondisi utuh, belum dipotong-potong, tapi mudah-mudahan sudah dibersihkan isinya…hehehe…dan dalam kondisi utuh ini kita bisa makan seluruh bagian tubuh kepiting ini…karena…disinilah letak keunikannya…cangkang dan capit-capitnya semuanya lunak dan krispi…kebayang kan enaknya…tanpa susah-susah mengeluarkan daging di dalamnya…katanya…kepiting ini sengaja dikembangbiakan…kemudian sebelum cangkangnya keras….harus sudah dimasak…heemmm jadi kepiting muda kali ya…pantesan rasanya gurih, manis, dan krenyes-krenyess….yummiii… Untuk yang kuatir kolesterol jangan takut bisa diimbangi dengan minuman khas Aceh juga: timun kerok, jus terong belanda, jus markisa, atau jus martabe (mixed markisa dan terong belanda)…hemmm siapa yang sanggup nolak…hehehe..

Memang Aceh surga bagi penikmat kuliner…hehehe…

Sop ini adalah sop tulang sapi bagian bawah kaki sapi, yang masih ada urat dan kikil (tulang lunak), dan juga ditambahi potongan-potongan daging sapi yang lunak. Kuahnya seperti kuah sop biasa, namun yang bikin lebih nikmat adalah sambalnya yang khusus dibuat dari cabe rawit, merica, lada, bawang putih, dan berbagai bumbu rahasia (kata pedagangnya), serta kecap manis, yang sudah di-mixed sedemikian rupa di dalam satu wadah cawan kecil. Sambal bumbu ini yang bikin Sop ini terasa lain dengan sop-sop pada umumnya. Dan puncak kenikmatan pada sop ini ada sum-sum yang terdapat di dalam tulang kaki sapi tsb. Cara makannya: masukan kuah panas dan pedas ke dalam lubang tulang kaki sapi yang ada sum-sumnya kemudian kita aduk atau tusuk-tusuk dengan sedotan (pipet) kemudian setelah sum-sum tercampur dengan kuah sop, kita sedot dengan pipet... slurps...slurpss...ahh...nikmatnya...sampai ke ubun-ubun...hehehe...
sop tulang timun kerok
mie kepiting tamiang
kepiting lunak
ayam tangkap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: